Selasa, 07 Juni 2011

SYAIR MUHAMMAD IQBAL

engkaulah pengawal terpercaya untuk rahasia azali
dan untuk Penguasa alam ini
engkaulah tangan kanan dan kiri

engkaulah dibentuk dari debu
namun kau tegakkan dunia
dan kau lestarikan bangsa manusia

reguklah piala penuh keyakinan
dan bangkitlah dari lumpur wasangka dan kekhawatiran
bangunlah dari nyenyak tidurmu
yang lama sudah
menyiksa pedih jiwamu

Barat tempatmu tergantung
telah menipu otakmu
dan menyihir jiwamu
Barat tempatmu tergantung
telah menipu dirimu
sekali dengan bujuk halus dan rayuan
sekali dengan belenggu dan jeratan
kali ini diperankannya Syirin
dan kali lain Perves

orang-orang Eropa di zaman modern
telah memerankan Jengis Khan dan Hulaka
dan dunia pun hancur binasa
oleh serbuan dan serangan mereka

wahai pembina Masjid Haram
wahai khalifah Ibrahim
bangkit dan buatkanlah dunia baru
bangunlah dari nyenyak tidurmu
yang begitu lama
merejammu dalam duka nestapa



Hai penduduk Benua Barat

Bumi Tuhan bukanlah kedai

Apa yang kalian anggap berharga

Kelak kan ternyata tak bernilai


Titik yang berkilau yang disebut diri

Selalu memendarkan percikan kehidupan didalam tubuh kita.

Melalui cinta ia semakin bertahan,

Semakin hidup semakin kukuh, dan semakin berkilau.

Melalui cinta esensinya berkobar

Dan perbendaharaan tresembunyinya berkembang

Diri membutuhkan api dari cinta

Dan belajar bagaimana mencahayai cahaya dengan api.

Adalah cinta yang membawa kedamaian dan

begitupun dengan konflik di dunia ini

Cinta adalah air kehidupan dan

juga adalah pedang tajam

Belajar seni menjadi pencinta dan berhasrat mencinta.

Berjuang mencapai mata Nuh dan

Mengidamkan hati Ya’qub.

Menyingkap alkimia di tangan berlumpur

Dan mencium gerbang kemuliaan.



Dia beristirahat dalam pelukan Gau Hira

Dan membangun bangsa, konstitusi dan pemerintahann.

Malam demi malam berlalu

Dengan isi ranjang menemukannya dalam keadaan jaga

Denagan demikian rakyatnya dapat beristirahat

Di atas singgasana Khusaw


Ribuan citra disusun, dipahat dan dihapus

Agar citramu dapat diukir dalam tablet wujud

Ribuan pengaduan dan air mata

Disemai dan disebarkan di dalam jiwa

Agar seruan shalat dapat mengembang

Sepanjang manusia berada dalam peperangan

Dengan jiwa-jiwa mulia

Dan ia menyenangi para penyembah Tuhan-tuhan

yang salah

Dan kata monotaisme

menemukan ekspresi melalui bibir-bibir

Pusat lingkaran semesta adalah La Ilah

Adalah kekuatan yang menjaga langit agar

Tetap berputar.



Engkau orang yang memegang buku mu

Harus melangkah maju di medan aksi

Pikiran manusia selalu mencari baru

Tidak pernah berhenti sepanjang zaman

Lagi, dia membangun biara Azar

Dan telah mencipta satu Tuhan, lebih baru ketimbang yang lain,

Yang kesenagannya terletak pada

Mengalirkan darah para penyembahnya,

Namanya banyak: warna, Negara, dan ras?



Melodi Perpisahan boleh menggema atau tidak

Bunyi nafiri boleh menggema atau tidak

Saat si Fakir telah sampai ketempat terakhir

Pujangga lain boleh datang atau tidak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar